AbstractMakalah ini menggambarkan manifestasi simbolik tatanan sosial dan politik Minangkabau di Rendang, hidangan tradisional Minangkabau. Bahan rendang adalah simbol tatanan sosial Minangkabau, dan cara memasaknya adalah simbol tatanan politik mereka. Berdasarkan bahan, dibuat dengan mengumpulkan empat bagian bahan utama, yaitu daging (dagiang), cabe (lado), kelapa (karambia), dan rempah-rempah campuran lainnya (pemasak). Semua bahagian adalah simbol tatanan sosial Minangkabau. Daging adalah simbol pemimpin (Niniak Mamak), cabai adalah simbol dari ulama Islam (Alim Ulama), kelapa adalah simbol intelektual (Cadiak Pandai), dan rempah-rempah campuran lainnya (pemasak) adalah simbol dari masyarakat majmuk Minangkabau. Berdasarkan cara memasak, dimasak dengan menggunakan wajan besi yang diletakkan di atas bentuk segi tiga andiron. Di dalam perapian, kayu api dipasang melintang untuk menghasilkan nyala api yang bagus. Cara ini akan menghasilkan rendang yang bagus, dan semua cara adalah simbol dar.....